MPASI 4 Bintang

  • 11 Juni 2020
  • 220 views
MPASI 4 Bintang MPASI 4 bintang adalah makanan yang terdiri dari 4 elemen atau jenis makanan, yaitu makanan pokok, makanan hewani, kacang-kacangan plus buah dan sayur.

MP-ASI 4 Bintang atau Makanan Pendamping ASI 4 bintang sekarang ini makin popular, istilah ini dipopulerkan oleh para konselor PMBA (Pemberian Makan Bayi dan Anak).

Sebelum diadopsi dan dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan RI, Pelatihan konseling PMBA ini dibuat oleh UNICEF sebagai bagian dari intervensi pemberian makanan bayi dan anak di tingkat masyarakat.

Praktek pemberian makan bayi dan anak yang optimal ditingkat komunitas sangat rendah,  masyarakat, ibu, dan kader kesehatan desa masih kurang mendapat informasi, dukungan dan keterampilan untuk memberi informasi PMBA yang benar sesuai dengan rekomendasi.

Tentu dibutuhkan inovasi pemberian informasi yang mudah dipahami dan dipraktekan di tataran komunitas.

Maka muncullah istilah MPASI 4 bintang, untuk memudahkan para ibu memahami dan juga memudahkan para kader untuk identifikasi makanan bayi dan anak agar dapat memberi informasi yang relevan.

Apa itu MPASI 4 Bintang?

MPASI 4 Bintang adalah variasi yang harus dipenuhi dalam 1 porsi makanan bayi dan anak yang terdiri dari 4 jenis makanan, setiap jenis diistilahkan dengan bintang.

Bintang 1, adalah makanan pokok.

Makanan Pokok yang merupakan penyedia energi atau tenaga adalah makanan yang mengandung karbohidrat.

Kita dapat dengan mudah mendapatkannya di sekitar kita, baik yang berbentuk biji-bijian seperti: jagung, gandum, beras, dan sagu, maupun yang berbentuk umbi-umbian seperti singkong dan kentang.

Bintang 2, Makanan Hewani

Makanan hewani seperti daging sapi, ayam, hati, telur, dan ikan adalah sumber makanan hewani yang kaya akan protein dan mineral

Zat besi adalah mineral penting bagi tubuh, dan kita tahu bahwa mayoritas, makanan yang mengandung zat besi adalah protein.

Zat besi sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh, membentuk sel darah merah meningkatkan kecerdasan dan kemampuan motoric anak.

Setelah 6 bulan, bayi membutuhkan zat besi dari makanan pendamping ASI untuk memenuhi semua kebutuhannya.

Bintang 3, Kacang-kacangan.

Kacang-kacangan adalah sumber protein nabati, seperti kedelai, kacang hijau, kacang polong, kacang tanah, dan biji-bijian seperti wijen dan semua olahannya, seperti temped an tahu.

Bintang 4, Buah dan sayur.

Sayuran dan buah merupakan sumber mineral dan serat juga vitamin A, C dan E sebagai antioksidan.

Buah-buahan seperti; mangga, papaya, jeruk, pisang, nanas, alpukat, semangka, dan sayuran seperti: daun-daunan hijau, wortel, ubi jalar, labu, tomat, terus dan kol sangat mudah kita temui dan bahkan dapat kita tanaman di halaman.

Buah-buahan berwarna kuning/jingga/oranye dan sayuran berwarna hijau adalah sumber vitamin A.

Vitamin A sangat baik untuk kesehatan jaringan kulit, selaput mukosa saluran cerna, saluran kemih, saluran pernafasan, penglihatan dan juga imunitas juga mendukung pertumbuhan tulang dan gigi.

Sedangkan aneka buah seperti jambu biji dan tomat, kaya akan vitamin C yang baik untuk kesehatan gusi, gigi dan tulang, serta memudahkan absorbsi zat besi.

Lemak

Minyak dan lemak seperti minyak goreng, margarin dan mentega ditambahkan ke sayuran dan makanan lain akan meningkatkan serapan beberapa vitamin dan memberi energi ekstra.

Bayi hanya membutuhkan sedikit minyak tidak lebih dari setengah sendok teh perhari.

Selain itu lemak juga di dapat dari dari makanan hewani, seperti bebek, belut, ayam, sadencis, sosis, kuning telur ayam, telur bebek, mengandung lemak tinggi.

Kesimpulan.

MPASI 4 bintang adalah makanan yang terdiri dari 4 elemen atau jenis makanan, yaitu makanan pokok, makanan hewani, kacang-kacangan plus buah dan sayur.

Jika dalam porsi makanan bayi dan anak hanya terdapat nasi dan sayur, maka kita baru memberi makanan 2 bintang, berarti kita masih harus melengkapi dengan telur dan tempe, misalnya agar menjadi makanan 4 bintang.

Referensi:

Ditulis oleh: Admin GIM
Kami adalah yayasan non profit yang bergerak di edukasi pemberian nutrisi bayi dan anak sejak lahir hingga usia 2 tahun

Konten Terkait