Cara Menjaga Kesehatan Tulang Saat Menyusui

  • 30 June 2020
  • 418 views
Cara Menjaga Kesehatan Tulang Saat Menyusui Cara Menjaga Kesehatan Tulang Saat Menyusui

Cara menjaga kesehatan tulang saat menyusui menjadi pertanyaan yang cukup banyak ditanyakan ibu, banyak diantara kita merasa bahwa ketika menyusui tulang terasa ngilu dan terutama daerah tulang panggul.

Salah satu masalah tulang yang lazim dialami oleh kita adalah osteoporosis, meski bisa dialami oleh semua orang dalam berbagai umur, osteoporosis secara rata-rata lebih banyak menyerang wanita, terutama pada masa menopause.

Osteoporosis sendiri merupakan kondisi dimana kepadatan tulang kita berkurang, sehingga membuat tulang keropos dan mudah patah.

Pertanyaannya, apakah ada hubungan menyusui dan osteoporosis?

Kita sama-sama ketahui, bahwa untuk memproduksi ASI tubuh membutuhkan beberapa mineral, diantarannya kalsium. Kalsium diambil dari tulang ibu.

Persepsi ini kadang menimbulkan sebuah asumsi, bahwa menyusui dapat menyebabkan terjadinya osteoporosis pada iabu.

Faktanya, menurut penelitian, bahwa jika ibu menyusui dan setelah bayinya disapih memiliki kepadatan tulang setidaknya sama seperti sebelum menyusui, bahkan lebih padat.

Selain itu, jika ibu menyusui maka risiko terjadinya patah panggul di masa menopause lebih rendah dibanding ibu yang tidak menyusui.

Bagaimana Menyusui Mempengaruhi Tulang Ibu?

Beberapa studi menunjukan bahwa selama menyusui ibu kehilangan 3-5% massa tulang, dan akan lekas kembali setelah bayi disapih.

Penyebabnya, karena bayi pada masa pertumbuhan membutuhkan kalsium yang banyak, yang diambil dari tulang ibu.

Selain itu, selama menyusui kadar estrogen yang rendah mempengaruhi tulang, karena estrogen memiliki peran untuk melindungi tulang.

Nah, kabar baiknya, pada masa menyusui tubuh ibu menyerap kalsium dari makanan yang ibu konsumsi jauh lebih baik dari biasanya.

Dan masa tulang ibu akan kembali normal dan bahkan lebih padat setelah 6 bulan menyusui dihentikan atau disapih.

Tip menjaga tulang tetap sehat selama menyusui

  • Mengkonsumsi diet cukup kalsium, olahraga teratur, dan tentu menjalankan hidup sehat dan bersih akan menjaga tulang ibu saat menyusui. Ibu menyusui membutuhkan kalsium 1000mg/hari, sumber kalsium didapat dari sayuran berwarna hijau gelap/berdaun seperti brokoli, dairy product rendah lemak (seperti susu, keju, yogurt, es krim), sarden kaleng, dan salmon dengan tulang tofu, kacang almond, dan makanan yang sudah difortifikasi kalsium.
  • Olahraga diperlukan untuk memperkuat tulang, olah raga teratur terutama olahraga dengan beban melawan gravitasi, akan membantu mempertahankan kekuatan tulang. Misalnya, jalan kaki, naik tangga, berdansa, dan angkat beban. Sebelum memulai olahraga, diskusikan rencana olah raga yang akan dilakukan dengan dokter.
  • Gaya hidup sehat di antarannya adalah menghentikan kebiasaan merokok, merokok buruk bagi tulang, jantung dan paru-paru. Selain itu, jika memiliki kebiasaan minum alcohol sebaiknya dikurangi, atau dihentikan sama sekali, karena alcohol dapat mempengaruhi kekuatan tulang.
Ditulis oleh: dr. Gita
Seorang dokter umum dan konselor menyusui, aktif sebagai konselor menyusui sejak tahun 2010, salah satu inisiator dan pendiri GIM.

Sebelumnya

Konten Terkait

Menyusui dan Perkembangan Otak Bayi

Menyusui atau memberi ASI adalah proses pemberian makan yang tepat untuk bayi, ASI membantu perkembangan otak dan tubuh bayi dan anak, dari usia 0 – 2 tahun.