Cara Mengatasi Payudara Bengkak

  • 6 Juli 2013
  • 42,654 views
Cara Mengatasi Payudara Bengkak Ilustrasi Ibu sedang memeriksa payudaranya sendiri

Mengapa payudara anda dapat mengalami pembengkakan setelah melahirkan?

Payudara bengkak terjadi karena produksi air susu mulai meningkat melebihi kapasitasnya untuk menyimpan. 

Bila air susu tidak bergerak atau keluar dari payudara maka terjadi penurunan jumlah air susu yang akan  diproduksi.

Payudara bengkak ditandai nyeri pada payudara, edema, tegang dan mengkilat, tampak kemerahan, ASI tidak mengalir, demam selama 24 jam dengan suhu 38 oC.

Tanda lain yang ditemukan adalah bayi tidak dapat menyusui, puting lecet, radang pada payudara (mastitis), ketidaknyamanan pada daerah ketiak, puting datar, nyeri tekan pada payudara.

Pembengkakan payudara dapat diikuti dengan pembengkakan areola yang dapat menyebabkan BAYI TIDAK MENDAPAT ASUPAN YANG CUKUP.

Bagaimana Cara Mengatasi Payudara Bengkak??

Buah Kol
Buah Kol

1. Kompres kol untuk mengatasi payudara bengkak   :

  • Pilih daun kol yang masih segar
  • Daun kol hijau diambil secara utuh perlembar, usahakan tidak robek.
  • Cuci bersih daun kol
  • Tutupi semua area payudara yang bengkak dan kulit yang sehat, kecuali daerah aerola dan puting.
  • Kompres payudara berlangsung selama 20-30 menit atau sampai daun kol tersebut layu. (Dapat dilakukan di dalam bra).
  • Lakukan dua kali sehari selama 3 hari.

Catatan: hentikan penggunaan daun kol jika terasa gatal atau iritasi pada kulit

2. Menekan daerah areola

Tekan selama 1-3 menit dengan lembut daerah areola payudara sebelum menyusui.

Hal ini akan mendorong cairan yang menyebabkan bengkak berpindah ke belakang hingga tidak menghalangi ASI keluar, dan melunakkan areola sehingga bayi mudah melekat dengan baik.

Payudara Bengkak
Payudara Bengkak

3. Kompres hangat dan dingin secara bergantian

Ketika pancaran asi tidak lancar atau melambat dapat digunakan kompres hangat untuk mengaktifkan hormon oksitoksin.

Kompres dingin digunakan selama 9-16 menit, dimana aliran darah menurun sehingga pembengkakan dapat menurun. Kondisi ini diikuti oleh kompres hangat  selama 4-6 menit.

4. Pijat payudara

Pijat payudara berguna untuk menggerakkan air susu agar tidak statis.

Cara memijat payudara :

  • Mulai dari pangkal payudara ke dinding dada, gerakan melingkar pada daerah payudara
  • Gerakan pijatan spiral mengelilingi payudara  menuju puting susu
  • Kepalkan tangan, kemudian tekan ke dinding dada menggunakan ruas ibu jari, ruas telunjuk, jari tengah, jari manis, dan kelingking ke arah puting ke dinding dada menuju puting
  • Bagian bawah payudara tekanan dimulai dengan tekanan ruas jari kelingking.

Tindakan ini sama sekali tidak menimbulkan efek samping, lakukan sehari minimal 2 kali dalam sehari

5. Perah ASI langsung

Langsung memerah payudara untuk mengeluarkan ASI. Cara memerah asi  dengan jari atau tangan adalah meletakkan ibu jari di tepi atas areola pada posisi ‘pukul 12’ dan jari telunjuk di tepi bawah areola pada posisi  ‘pukul 6’. 

Ketiga jari lain menyangga payudara. Kedua jari, tekan jaringan payudara ke dalam ke arah dinding rongga dada, tanpa merubah posisi.

Pilihlah metode yang menurut ibu mudah dilakukan dimana saja, kapan saja. Bayi anda akan tumbuh dengan sehat dengan mendapatkan ASI yang sesuai dengan kebutuhannya

Ibu akan puas setelah melakukan tips ini, Selamat mencoba.

Ditulis oleh: Admin GIM
Kami adalah yayasan non profit yang bergerak di edukasi pemberian nutrisi bayi dan anak sejak lahir hingga usia 2 tahun